Cangkir Yang Cantik

Posted: Februari 27, 2011 in Cerita motivasi

Sepasang kakek dan nenek pergi belanja di sebuah toko souvenir untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada sebuah cangkir yang cantik.
“ Lihat cangkir itu, ”kata si nenek kepada suaminya.” Kau benar, inilah cangkir tercantik yang pernah aku lihat,” ujar si kakek. Saat mereka mendekati cangkir itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara” terima kasih untuk perhatiannya, perlu diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik” ujar si cangkir. Kemudian ia mulai bercerita kepada pasangan tersebut.
Sebelum menjadi cangkir yang dikagumi, aku hanyalah seonggok tanah liat yang tidak berguna. Namun suatu hari ada seorang pengrajin dengan tangan kotor melempar aku ke sebuah roda berputar, kemudian ia mulai memutar-mutar aku hingga aku merasa pusing. “Stop, stop!” aku berteriak.
Tetapi orang itu berkata ”belum !” lalu ia mulai menyodok dan meninjuku berulang-ulang. ”stop.stop!” teriakku lagi. Tapi orang itu masih saja meninjuku, tanpa menghiraukan teriakanku.
Bahwa lebih buruk lagi ia memasukkan aku ke perapian. Panas, panas!” Teriakku dengan keras.” Stop! Cukup!” Teriakku lagi. Tapi orang itu berkata, “belum!” Akhirnya ia mengangkat aku dari perapian itu dan membiarkan aku sampai dingin.
Aku pikir, selesailah penderitaanku. Oh ternyata belum. Setelah dingin aku diberikan kepada seorang wanita muda dan ia mulai mewarnai aku. Asapnya begitu memualkan. ”Stop!Stop !” aku berteriak. Wanita itu berkata, “belum !” Lalu ia memberikan aku kepada seorang pria dan ia memasukkan aku lagi ke perapian yang lebih panas dari sebelumnya. ”Tolong! hentikan penyiksaan ini!” Sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya. Tapi orang ini tidak peduli dengan teriakkannu. Ia terus membakarku. Setelah puas” menyiksaku” kini aku dibiarkan dingin.
Setelah benar-benar dingin, seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku kedekat kaca. Aku melihat diriku. Aku terkejut sekali. Aku hampir tidak percaya, karena dihadapanku berdiri sebuah cangkir yang begitu cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku.

Renungan :
Cangkir tersebut bagai perumpamaan Tuhan membentuk kita. Pada saat Tuhan membentuk kita. Tidaklah menyenangkan, sakit, penuh penderitaan, dan banyak air mata. Tetapi inilah satu-satunya cara bagi-Nya untuk mengubah kita supaya menjadi cantik dan memancarkan kemuliaan-Nya
Anggaplah sebagai suatu proses, ketika kita jatuh ke dalam berbagai cobaan, sebab ujian itu akan menghasilkan buah yang matang supaya kita menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.
Bila sedang menghadapi ujian hidup, jangan kecil hati, karena Dia sedang membentuk kita. Bentukan-bentukan ini memang menyakitkan tetapi setelah semua proses itu selesai, akan terlihat cantiknya Tuhan membentuk.

Komentar
  1. Adam Kurniawan mengatakan:

    Nice post n good blog sob…
    Lanjut terus…
    Ditunggu posting selanjutnya ya…

    Jangan lupa juga kunjungan balik ya…
    Dan kasi komennya ya sob di blog saya…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s